Kembalinya NMCC ALSA Piala MA XXVI oleh ALSA LC Unhas: Menghadirkan Kompetisi Hukum yang Profesional dan Berintegritas
Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) sukses menyelenggarakan National Moot Court Competition ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI (NMCC ALSA Piala MA XXVI) pada tanggal 06–09 Februari 2026. Setelah sempat mengalami vakum selama dua tahun, NMCC kembali diselenggarakan tidak hanya menjadi momentum kebangkitan Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional, tetapi juga menegaskan pentingnya ruang pembelajaran praktik bagi mahasiswa hukum dalam menghadapi dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks. NMCC ALSA Piala MA XXVI ini, diikuti oleh 17 universitas dari berbagai daerah di Indonesia, yang terdiri atas 13 Delegasi dan 4 Observer. Kompetisi utama dilaksanakan pada tanggal 07–08 Februari 2026 di Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA Khusus dengan menghadirkan simulasi persidangan yang mendekati praktik nyata melalui penggunaan beberapa ruang sidang secara simultan. Hal ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengasah kemampuan litigasi, mulai dari penyusunan berkas perkara hingga teknik beracara di persidangan. Rangkaian kegiatan diawali pada tanggal 06 Februari 2026 dengan pelaksanaan Opening Ceremony yang bertempat di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa peradilan semu merupakan sarana strategis dalam membangun kemampuan analisis yuridis sekaligus, membentuk integritas profesi calon penegak hukum. Sebagai bagian dari penguatan akademik, NMCC ALSA Piala MA XXVI turut menghadirkan Seminar Nasional bertema “Menakar Pengawasan Terhadap Deposit Cryptocurrency Exchange dalam Upaya Pencegahan Pencucian Uang”. Tema ini diangkat sebagai respons atas perkembangan pesat aset kripto serta urgensi penguatan regulasi dalam sistem keuangan digital guna mencegah praktik pencucian uang. Keynote speaker dalam seminar ini disampaikan oleh Adji Prakoso, S.H., M.H. dari Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan menghadirkan narasumber kompeten lainnya yakni Tommy Elvani Siregar dari OJK serta Ibrahim Arifin, S.H., M.H. dari PPATK yang membahas mekanisme pengawasan serta tantangan penegakan hukum dalam transaksi aset digital. Selama dua hari pelaksanaan kompetisi, para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam menganalisis berkas perkara, membangun argumentasi hukum yang sistematis, hingga menguasai teknik persidangan secara profesional. Penilaian dilakukan secara ketat oleh Dewan Juri yang yang terdiri dari unsur Hakim, Jaksa, Advokat, dan Akademisi, sehingga memastikan proses penilaian berjalan objektif dan profesional Babak final yang menjadi puncak kegiatan menampilkan atmosfer persidangan yang memukau seolah nyata dengan analisis yuridis yang mendalam dari masing-masing delegasi. Berdasarkan penilaian Dewan Juri, Universitas Padjadjaran kembali berhasil meraih Juara I, diikuti oleh Universitas Jember sebagai Juara II, dan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai Juara III. Penghargaan juga diberikan kepada peserta dengan berkas kompetisi terbaik dan berbagai peran persidangan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kualitas teknis peserta. Keberhasilan penyelenggaraan NMCC ALSA Piala MA XXVI tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung. Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor, yakni Syariah First Bank Sulselbar, Munde Herlambang & Partners,, Law Firm Lucas SH & Partners, Law Firm Rudal & Partners, Resha Agriansyah Partnership, Champion NMCC ALSA Piala MA RI 2011 Delegasi ALSA LC Unhas, PT. Power Auction, Hanis & Hanis Advocates I Legal Consultants Receiver & Administrator For Bankruptcy, Ismak Advocates, Puspita Sukardi & Partner, PT. Sampoerna, serta Angkatan 85 (Delima), Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para mitra kerja (partnership) yang telah memberikan dukungan kelembagaan dan fasilitas, yaitu Mahkamah Agung Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Pengadilan Negeri Makassar, Kejaksaan Negeri Makassar, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Palang Merah Indonesia Kota Makassar, Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Dinas Pariwisata Kota Makassar, Dinas Perhubungan Kota Makassar, serta Pemerintah Kabupaten Gowa. Apresiasi turut diberikan kepada para pihak media partner yang telah membantu publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan ini, antara lain Kementerian Pariwisata, Tempo, Hukum Online, Kompas TV Makassar, Prambors Makassar, Tribun Timur, serta berbagai pihak lainnya yang turut mendukung suksesnya penyelenggaraan NMCC ALSA Piala MA XXVI. Kembalinya NMCC ALSA Piala MA XXVI menjadi penegasan bahwa kompetisi peradilan semu bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan menjadi wadah aktualisasi intelektual serta kontribusi nyata mahasiswa hukum dalam merespons dinamika perkembangan hukum di Indonesia. Building our Vision, Leading with Precision. ALSA, Always be One!

Asian Law Students’ Association Local Chapter Universitas Hasanuddin (ALSA LC Unhas) sukses menyelenggarakan National Moot Court Competition ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI (NMCC ALSA Piala MA XXVI) pada tanggal 06–09 Februari 2026. Setelah sempat mengalami vakum selama dua tahun, NMCC kembali diselenggarakan tidak hanya menjadi momentum kebangkitan Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional, tetapi juga menegaskan pentingnya ruang pembelajaran praktik bagi mahasiswa hukum dalam menghadapi...